7 Cara Membersihkan Gigi Bayi 1 Tahun

Ada banyak cara sebenarnya dalam membersihkan kotoran yang terkandung dalam gigi ini. Selain dengan menggosok gigi, kamu juga dapat melakukannya dengan berkumur-kumur. Terlebih pada si kecil. Jika ia tidak dibiasakan untuk menggosok giginya sejak dini maka akan terbiasa dan terbawa hingga dewasa. Ujung-ujungnya adalah sakit pada gigi dan pastinya? Menangis. Nah berikut akan kami rangkumkan tata cara membersihkan gigi bayi 1 tahunbaik setelah makan mau pun sebelum tidur.

Ada beberapa Cara Membersihkan Gigi Bayi 1 Tahun yang bisa kamu coba terapkan bunda. Yuk, simak artikel berikut ini.

1. Latih si kecil untuk menggosok gigi

Menggosok gigi adalah bagian rutin di manapun dan kapan pun dalam kehidupan di mana pun juga. Baik di luar negri mau pun di dalam negri. Untuk merawat gigi si kecil, latih ia untuk mulsi menggosok gigi. Dari mulai mengenalkan nama peralatannya, tata cara menggunakannhya hingga ia selesai melakukan gosok gigi yang baik ia juga harus perlu diajarkan. Kalau perlu, sebagai orang tua dan supaya si kecil mau menyikat gigi, kamu perlu menyisipkan beragam cerita sehingga ia termotivasi untuk semakin giat dalam menyikat gigi.

2. Ajarkan pada anak untuk berkumur-kumur

Meski kebanyakan anak usia balita belum pandai melakukan kumur-kumur di mulutnya, namun apa salahnya jika kita ajarkan dia untuk berkumur-kumur? Nah! Kumur-kumur ini fungsinya adalah untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel atau terselip di gigi. Jika orang dewasa biasa menggunakan tusuk gigi, anak kecil tidak disarankan untuk menggunakan alat ini karena selain runcing, akan ada kemungkinan tertelan sehingga dapat membahayakan.

Baca Juga: 5 Tips Jaga Kesehatan Untuk Pekerja Kantoran

Selain itu karena mereka masih kecil dan bisa dikata belum tahu apa-apa maka ada kemungkinan juga gusinya terkena tusuk ini sehingga dapat menimbulkan rasa sakit. Maka ajarkanlah anak melakukan kumur-kumur di sisi menggosok gigi.

3. Beri sedikit demi sedikit mengenai materi pentingnya menjaga kesehatan gigi

Buat Si kecil yang giginya masih rentan terhadap apa-apa yang masuk ke dalam gigi juga perlu dimotivasi sedikit-sedikit tentang bagaimana dampak baik dan dampak bhruk jika tidak menggosok gigi. Hal ini selain memicu otaknya bekerja dan menalar bahwa menyikat gigi akan membawa dampak baik bagi giginya juga saat si anak tidak menggosok gigi ia jadi paham bahwa giginya akan sakit. Jika sakit maka si anak tidak bisa memakan makanan apa pun atau bahkan terancam bolong dan tidak punya gigi.

4. Periksakan gigi selama 6 bulan sekali

Di sisi kita sebagai orang tua berusaha menjaga dan memberi tahu kepada anak tentang pentingnya menggosok gigi juga kita perlu mengajak anak memeriksakan giginya selama 6 bulan sekali. Karena pertumbuhannya yang masih dini dan sangat rentan sekali, kita jadi tahu tentang kondisi gigi si anak apa yang harus diubah dan apa yang harus dicegah. Selain itu, beri tahu anak mengapa kita harus melakukan periksa gigi selama 6 bulan sekali.

5. Ganti sikat gigi

Seiring berjalannya waktu, sikat gigi yng kita pakai tentu tidak sebagus sejak pertama beli dan dipakai. Tentu ketika sudah melewati fase berulang kali sikat gigi yang kita pakai pasti akan rusak dengan bulu-bulu sikat yang cenderung melebar serta jika digunakan untuk menggosok gigi pun tidak semudah dulu. Jadi, kita juga perlu mengganti sikat gigi supaya efektif dalam membersihkan kotorandi gigi.

6. Gunakan pasta gigi sebesar biji jagung

Takaran pasta gigi untuk anak kecil adalahsebesar biji jagung saja. Selain jumlah giginya yang masih sedikit dan tentunya ukuran gigi si anak ini kecil-kecil, anak juga jadi lebih mudah memasukan sikat gigi yang berisi pasta ke dalam mulutnya.

7. Konsumsi sayuran

Selain menyehatkan bagi tubuh, sayuran juga baik bagi pertumbuhan gigi. Gigi anak yang akan tumbuh biasanya akan dirasa gatal karena akan muncul dari dalam gusi. Nah! Memakan sayuran juga sangat direkomendasikan buat si kecil. Terutama sayur-sayuran bening seperti bayam, katuk, dan sop.

Nah! Itulah beberapa tips yang perlu kamu lakukan dalam membersihkan gigi si kecil yang baru berusia 1 tahun. Bagaimana? Mudah bukan? Tentu saja sangat mudah. Karena di sisi prakteknya merupakan dalam kegiatan sehari-hari, kita jadi mengenalkan si kecil untuk bergaya hidup sehat dan bersih.

Yups! Untuk menciptakan hidup sehat dan bersih harus dimulai dari diri kita sendiri lalu baru kita tularkan kebiasaan baik kita kepada anak-anak. Karena anak akan melihat dan mencontoh bagaimana orang tuanya bertingkah dan berperilaku. Bagaimana? Apakah kamu sudah siap membuat perubahan pada dirimu lalu pada diri anak? Mungkin semua akan terasa sulit pada awalnya, namun lama-kelamaan kamu akan merasakan mudah dan akan merasa nyaman dengan kehidupan yang sekarang sebab lebih terjaga kebersihannya. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

× Buat Janji Dengan Dokter