5 Jenis Makanan Untuk Darah Rendah

Gejala-gejala darah rendah atau Hipotensi sejatinya dapat terdeteksi ketika penderita mulai merasakan Mual, pusing, lelah, seperti ingin pingsan dan lainnya. Dokter akan mengetahui penderita darah rendah ketika sudah melakukan pemeriksaan darah rendah kepada si penderita.

Pada kondisi umum orang sehat, gelaja darah rendah atau hipotensi tidak perlu diobati. Cukup mengkonsumsi makanan-makanan tertentu untuk mengembalikan tekanan darah rendah ke tekanan darah normal. Namun pada kondisi penyakit tertentu, Tekanan darah rendah dapat menyebabkan aliran darah ke jantung, otak, dan ginjal menjadi tidak memadai.

Untuk diketahui, Tekanan darah normal berkisar antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg.  Jadi jika anda memiliki tekanan darah dibawah 90/60 mmHg, Maka anda bisa dikategorikan memiliki tekanan darah rendah.

Salah satu cara untuk mengembalikan tekanan darah normal, Anda bisa mengkonsumsi 5 jenis makanan dibawah ini.

1. Makanan Tinggi Vitamin B12

Makanan yang tinggi Vitamin B12 dapat menambah tekanan darah. Beberapa diantaranya adalah telur, daging sapi dan ayam, kerang, susu rendah lemak, hati sapi, serta sereal.

2. Makanan Tinggi Folat

Tekanan darah rendah juga dapat kembali normal ketika rutin mengkonsumsi makanan yang tinggi folat. seperti sayuran berwarna hijau (misalnya bayam dan brokoli), kacang-kacangan, biji-bijian, serta buah-buahan (misalnya pepaya, pisang, dan alpukat).

3. Makanan Yang Asin

Makanan yang asin, seperti makanan kalengan, ikan asin, dan hidangan yang ditambahkan garam. Jumlah asupan garam yang disarankan untuk orang dengan darah rendah adalah 4,5 hingga 5 gram per hari.

4. Makanan Mengandung Banyak Air

Makanan yang mengandung banyak air. Orang yang memiliki tekanan darah rendah juga disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup, atau mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka dan jeruk.

5. Makanan/Minuman Berkarein

Makanan atau minuman berkafein. Kandungan kafein pada kopi, cokelat, dan teh dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung untuk sementara waktu. Namun, disarankan untuk tidak mengonsumsi kafein di malam hari.

Untuk mengetahui tekanan darah, Anda dapat memeriksanya di Puskesmas, Klinik atau rumah sakit terdekat di sekitar anda.

Jika terdeteksi mengalami darah rendah, Anda mungkin akan dianjurkan dokter untuk menjalani tes darah dan urine untuk menentukan penyebabnya. Setelah penyebabnya diketahui, baru dokter dapat menentukan dan memberikan pengobatan yang sesuai.

× Buat Janji Dengan Dokter